Ahmad Sahroni Laporkan Kekayaan Rp 328 Miliar, Koleksi 28 Mobil dan Motor Mewah Jadi Sorotan

Putri Arahkata

ArahkataPolitikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, kembali menjadi sorotan publik setelah laporan harta kekayaannya yang fantastis mencuat ke publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sahroni tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp 328 miliar.

Dari jumlah tersebut, perhatian masyarakat langsung tertuju pada koleksi kendaraan pribadinya yang terbilang mewah. Sahroni yang dikenal sebagai “crazy rich Tanjung Priok” ini melaporkan kepemilikan 28 unit kendaraan roda empat dan roda dua. Daftar koleksi itu bukan sembarangan, melainkan berisi mobil sport, supercar, hingga motor gede (moge) dengan nilai jual fantastis.

Beberapa koleksi mobil yang dilaporkan antara lain Ferrari, Lamborghini, Porsche, hingga Rolls Royce. Sementara dari sisi motor, Sahroni juga tercatat memiliki berbagai merek premium seperti Harley-Davidson dan Ducati. Kehadiran koleksi tersebut membuat dirinya kembali menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat maupun warganet.

Selain kendaraan, kekayaan Sahroni juga terdiri dari aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah, harta bergerak lainnya, hingga kas dan setara kas. Nilai fantastis ini menjadikan dirinya sebagai salah satu legislator dengan harta terbanyak di Senayan.

Baca Juga: NasDem Lakukan Pergantian, Sahroni Lengser dari Pimpinan Komisi III DPR

Publik menyoroti bagaimana perjalanan karier Sahroni yang dimulai dari kehidupan sederhana di Tanjung Priok hingga kini berhasil menduduki posisi strategis sebagai wakil rakyat di DPR RI. Kisah hidupnya yang dulu sempat bekerja sebagai sopir hingga menjadi pengusaha sukses kerap dijadikan contoh kisah inspiratif. Namun, di sisi lain, gaya hidup glamor dan koleksi barang mewah juga sering memicu kontroversi.

Sahroni sendiri beberapa kali menegaskan bahwa seluruh kekayaannya diperoleh secara sah dari hasil usaha bisnis yang ia geluti sebelum terjun ke dunia politik. Ia diketahui memiliki sejumlah perusahaan di bidang minyakan, keuangan, hingga properti.

Meski begitu, tren pamer harta para pejabat publik akhir-akhir ini sering mendapat sorotan tajam. Banyak pihak yang menuntut agar pejabat tetap mengedepankan kelemahan di tengah kondisi ekonomi rakyat yang belum sepenuhnya pulih.

KPK pun mengingatkan, laporan harta kekayaan seperti yang dilakukan Sahroni merupakan kewajiban bagi setiap penyelenggara negara. Hal ini dinilai penting sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

Dengan koleksi kendaraan mewah yang mencolok, Ahmad Sahroni kembali meneguhkan citranya sebagai politikus “sultan” di Senayan. Namun, di tengah sorotan publik, masyarakat kini menunggu sejauh mana kekayaan fantastis tersebut sejalan dengan dedikasi dan kontribusinya bagi kepentingan rakyat.

Berita Hari Ini

Leave a Comment