Faktor Keturunan Bisa Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Adelia Prameswari

Faktor Keturunan Bisa Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Jakarta,arahkata – Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup umum terjadi di masyarakat. Penyakit yang identik dengan nyeri sendi ini sering kali dikaitkan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi purin. Namun, para ahli menegaskan bahwa faktor keturunan juga memegang peran penting dalam meningkatkan risiko seseorang terkena asam urat.

Menurut pakar kesehatan, faktor genetik dapat memengaruhi cara tubuh memproses dan membuang asam urat. Individu yang memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa berpotensi lebih mudah mengalami penumpukan kadar asam urat dalam darah.

Gen tertentu dapat memengaruhi fungsi ginjal dalam membuang asam urat melalui urine. Jika fungsi ini terganggu, kadar asam urat akan lebih mudah meningkat dan menimbulkan peradangan pada persendian.

Meskipun konsumsi daging merah, jeroan, seafood, atau minuman manis dapat memicu asam urat, tidak semua orang akan langsung mengalaminya. Mereka yang memiliki faktor keturunan cenderung lebih sensitif terhadap pemicu tersebut.

Artinya, dua orang dengan pola makan yang sama belum tentu memiliki risiko yang sama jika salah satunya memiliki riwayat keluarga penderita asam urat.

Faktor Risiko Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain faktor genetik, beberapa faktor lain dapat memperbesar risiko, seperti:

Kelebihan berat badan
Kebiasaan konsumsi alkohol
Penyakit ginjal
Usia dan jenis kelamin (laki-laki lebih rentan)
Penggunaan obat tertentu

Faktor-faktor tersebut dapat memperparah kondisi bagi seseorang yang sudah memiliki risiko bawaan.

Pencegahan untuk yang Memiliki Riwayat Keluarga

Bagi Anda yang memiliki anggota keluarga penderita asam urat, dokter menyarankan beberapa langkah pencegahan:

🔹 Batasi makanan tinggi purin
🔹 Perbanyak konsumsi air putih untuk membantu ginjal
🔹 Rajin berolahraga
🔹 Pertahankan berat badan ideal
🔹 Hindari minuman beralkohol dan bersoda
🔹 Periksa kadar asam urat secara rutin

Dengan langkah pencegahan sejak dini, risiko dapat diminimalkan meskipun faktor genetik tidak dapat diubah.

Faktor keturunan memang terbukti berperan dalam meningkatkan risiko seseorang terkena asam urat. Meski begitu, gaya hidup sehat tetap menjadi kunci untuk mencegah dan mengontrol kondisi ini. Bagi yang memiliki riwayat keluarga, lebih waspada sejak awal akan membantu menekan kemungkinan timbulnya gejala dan komplikasi serius.

Baca Juga :10 Kebiasaan Baik Ini Bisa Bikin Kamu Umur Panjang dan Sehat Selalu

Menjalani pola hidup sehat, mengontrol pola makan, serta melakukan pemeriksaan secara berkala dapat membantu Anda terhindar dari rasa nyeri yang disebabkan asam urat.

Berita Hari Ini

Leave a Comment