Golkar Kehilangan Tokoh Senior, Alex Noerdin Tutup Usia

Putri Arahkata

Kabar duka menyelimuti Bumi Sriwijaya. Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode (2008–2018), H. Alex Noerdin, mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB.(Foto:arahkata.com/Sofia Kirana)

arahkata.com – Partai Golkar berduka atas wafatnya Alex Noerdin, tokoh senior partai sekaligus mantan Gubernur Sumatera Selatan. Kepergian Alex Noerdin menjadi kabar duka yang mendalam bagi dunia politik nasional, khususnya bagi keluarga besar Golkar dan masyarakat Sumatera Selatan yang mengenal kiprah panjangnya di pemerintahan daerah.

Informasi wafatnya Alex Noerdin segera menyebar dan mendapat perhatian luas. Ucapan belasungkawa mengalir dari pengurus Golkar di berbagai tingkatan, tokoh politik lintas partai, hingga masyarakat umum. Bagi Golkar, Alex Noerdin bukan sekadar kader, melainkan figur penting yang turut membentuk perjalanan partai di daerah.

Figur Senior yang Tumbuh dari Daerah

Alex Noerdin dikenal sebagai tokoh yang meniti karier politik dari daerah. Ia membangun reputasinya secara bertahap hingga dipercaya memegang jabatan strategis. Dalam perjalanan politiknya, ia kerap disebut sebagai contoh kader daerah yang mampu tampil di panggung nasional tanpa meninggalkan basis pengabdiannya di Sumatera Selatan.

Di internal Golkar, sosok Alex Noerdin dikenal memiliki kedisiplinan tinggi dan komitmen kuat terhadap organisasi. Ia aktif membangun komunikasi dengan kader di tingkat bawah, sekaligus menjalin hubungan dengan berbagai elemen masyarakat. Pendekatan tersebut membuatnya memiliki basis dukungan yang relatif kuat selama aktif di politik.

Almarhum dikenal sebagai kader yang konsisten menjaga nilai-nilai partai dan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, demikian disampaikan salah satu pengurus Golkar dalam pernyataan belasungkawa.

Dua Periode Memimpin Sumatera Selatan

Puncak karier Alex Noerdin terjadi saat ia dipercaya memimpin Sumatera Selatan selama dua periode sebagai gubernur. Pada masa kepemimpinannya, ia mengusung berbagai program pembangunan yang diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi strategis provinsi di tingkat nasional.

Sejumlah agenda pembangunan infrastruktur menjadi sorotan pada era kepemimpinannya. Upaya tersebut dipandang sebagai langkah untuk mendorong konektivitas antarwilayah dan memperluas akses ekonomi masyarakat. Meski menuai beragam tanggapan, kebijakan yang diambil Alex Noerdin menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan Sumatera Selatan.

Baca Juga: Bos BGN Beberkan Alasan 24.000 Dapur MBG Diguyur Insentif Rp6 Juta per Hari

Gaya Kepemimpinan dan Kedekatan dengan Masyarakat

Dalam menjalankan tugasnya, Alex Noerdin dikenal memiliki gaya kepemimpinan tegas dan langsung. Ia kerap turun ke lapangan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana. Pendekatan ini membuatnya cukup dikenal di berbagai daerah, termasuk di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan provinsi.

Bagi sebagian masyarakat, gaya komunikasi Alex Noerdin yang lugas dinilai memudahkan penyampaian kebijakan pemerintah. Ia tidak jarang berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi. Cara tersebut menjadi ciri khas yang membedakannya dengan pemimpin daerah lain pada masanya.

Beliau sering hadir langsung di tengah masyarakat. Itu yang membuatnya mudah dikenali dan diingat, ujar salah satu tokoh masyarakat Sumatera Selatan.

Peran dalam Penguatan Golkar di Sumsel

Selain berkiprah di pemerintahan, Alex Noerdin memiliki peran penting dalam memperkuat struktur Golkar di Sumatera Selatan. Ia terlibat aktif dalam pembinaan kader dan penguatan organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput. Perannya dinilai signifikan dalam menjaga eksistensi Golkar di daerah.

Bagi kader muda, Alex Noerdin kerap dijadikan rujukan dalam memahami dinamika politik lokal dan nasional. Pengalamannya dianggap sebagai bekal berharga bagi generasi penerus partai. Golkar pun menilai, kontribusi tersebut menjadi bagian dari warisan politik yang ditinggalkan almarhum.

Baca Juga: Bos Kartel Tewas, Ancaman Narkoba Tak Ikut Mati di Meksiko

Warisan Kebijakan dan Catatan Publik

Sebagai tokoh publik, perjalanan Alex Noerdin tentu tidak lepas dari berbagai penilaian. Sebagian kebijakannya menuai apresiasi, sementara lainnya memunculkan perbedaan pandangan. Namun, banyak pihak sepakat bahwa pengabdiannya untuk Sumatera Selatan merupakan bagian dari sejarah daerah yang tidak bisa diabaikan.

Warisan kebijakan yang ditinggalkan Alex Noerdin kini menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi pemerintah daerah berikutnya. Pengalaman masa lalu tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran dalam merumuskan kebijakan yang lebih baik di masa depan.

Ungkapan Belasungkawa dan Doa

Wafatnya Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para koleganya. Golkar menyampaikan belasungkawa serta mengajak seluruh kader untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, demikian pesan yang disampaikan dalam pernyataan resmi partai.

Jejak Pengabdian yang Tak Terhapus

Kepergian Alex Noerdin menutup perjalanan panjang seorang tokoh daerah yang pernah berada di pusat pengambilan keputusan. Meski telah berpulang, jejak pengabdian dan kiprahnya akan terus dikenang, baik oleh Golkar maupun masyarakat Sumatera Selatan. Warisan itulah yang kini menjadi tanggung jawab generasi penerus untuk dijaga dan dilanjutkan.

Berita Hari Ini

Leave a Comment