Jakarta,arahkata – Epilepsi merupakan gangguan saraf yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kejang secara tiba-tiba. Kondisi ini sering membuat panik orang di sekitar karena muncul tanpa tanda yang jelas. Padahal, penanganan awal yang tepat sangat penting untuk mencegah cedera serius dan membantu penderita pulih dengan aman.
1. Tetap Tenang dan Catat Durasi Kejang
Hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Perhatikan kapan kejang mulai terjadi. Jika berlangsung lebih dari 5 menit, segera hubungi tenaga medis karena situasinya sudah masuk kategori darurat.
2. Jauhkan dari Benda Berbahaya
Pastikan area sekitar penderita aman. Singkirkan benda tajam, keras, atau furnitur yang dapat membuat mereka terluka saat tubuh bergetar hebat.
3. Miringkan Badan ke Samping
Posisikan penderita ke arah samping untuk membantu menjaga saluran napas tetap terbuka dan mencegah tersedak air liur atau muntahan. Hindari memaksa tubuhnya berhenti bergerak karena dapat menyebabkan cedera otot.
4. Jangan Masukkan Apa Pun ke Mulut
Masih banyak mitos bahwa penderita kejang akan menelan lidahnya. Faktanya, tindakan memasukkan benda ke mulut justru berbahaya karena berisiko menyebabkan patah gigi, tersedak, atau melukai rahang.
5. Longgarkan Pakaian Area Leher
Jika penderita memakai pakaian ketat di bagian leher, longgarkan untuk mempermudah pernapasan.
6. Jangan Beri Makan atau Minum
Selama kejang dan sesaat setelahnya, jangan berikan minuman atau obat apa pun karena penderita belum bisa mengontrol refleks menelan.
7. Dampingi Sampai Sadar Kembali
Kejang biasanya diakhiri dengan rasa lelah, bingung, atau linglung. Tetaplah berada di dekat penderita hingga kesadarannya pulih sepenuhnya dan pastikan kondisinya stabil.
Kapan Harus Membawa ke Rumah Sakit?
Segera cari bantuan medis jika:
-
Kejang berlangsung lebih dari 5 menit
-
Kejang terjadi berulang tanpa sadar di antaranya
-
Terjadi saat penderita hamil atau memiliki riwayat penyakit lain
-
Penderita mengalami cedera serius
Pengetahuan pertolongan pertama ini dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah komplikasi. Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap bertindak sesuai prosedur keselamatan.
Baca Juga : 7 Manfaat Daun Alpukat untuk Kesehatan, Bisa Jadi Teh!
Jika Anda atau keluarga memiliki riwayat epilepsi, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan rencana pencegahan kejang.







