Jakarta,arahkata – Tim nasional sepak bola Indonesia harus menelan pil pahit setelah kalah tipis 0–1 dari Tim nasional sepak bola Irak dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia. Kekalahan ini semakin memperpanjang rekor buruk Indonesia saat berhadapan dengan Irak di berbagai ajang internasional.
Pertandingan yang berlangsung sengit itu ditentukan oleh satu gol Irak di babak kedua. Meski Indonesia sempat menciptakan beberapa peluang emas, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skuad Garuda gagal menyamakan kedudukan.
Irak tampil disiplin dan efektif. Sementara Indonesia harus membayar mahal kelengahan kecil di lini pertahanan yang dimanfaatkan dengan baik oleh pemain lawan.
Baca Juga : 3 Kontroversi Wasit Ma Ning di Indonesia vs Irak
Kekalahan ini menambah panjang catatan minor Indonesia. Dalam beberapa pertemuan terakhir, Irak selalu menjadi lawan tangguh. Dari total pertemuan, Indonesia belum mampu meraih kemenangan atas Irak dalam laga resmi kualifikasi.
Dominasi Irak bukan hanya dari segi skor, tetapi juga kontrol permainan dan efektivitas serangan yang lebih matang.
Performa Indonesia Tetap Dapat Apresiasi
Meski kalah, permainan Indonesia tak sepenuhnya buruk. Tim asuhan Patrick Kluivert ini mampu memberikan tekanan dan perlawanan sengit, terutama di babak pertama. Beberapa pemain muda juga menunjukkan progres positif.
“Kami kalah tipis, tapi semangat dan perjuangan pemain sangat luar biasa,” ujar Kluivert usai laga.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Timnas Indonesia. Pelatih dan staf berkomitmen memperbaiki finishing serta organisasi pertahanan agar tidak kecolongan di laga-laga berikutnya.
Dengan sisa pertandingan di kualifikasi, peluang untuk bangkit masih terbuka jika Indonesia bisa tampil konsisten.







