arahkata – Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya buka suara setelah Timnas Indonesia meraih kemenangan besar 6-0 atas Taiwan dalam laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025). Erick memberikan apresiasi penuh atas performa Skuad Garuda, namun juga mengingatkan bahwa ujian sebenarnya akan datang saat menghadapi Lebanon.
Dalam pernyataan pertamanya, Erick menegaskan bahwa kemenangan atas Taiwan memang membanggakan, tetapi belum bisa menjadi tolok ukur kekuatan sejati Timnas. Menurutnya, lawan berikutnya, Lebanon, akan menjadi batu uji yang lebih relevan mengingat peringkat FIFA mereka lebih tinggi dibanding Indonesia.
Meski puas dengan produktivitas enam gol, Erick menyoroti penyelesaian akhir yang menurutnya masih bisa ditingkatkan. Ia menilai serangan Timnas sudah berjalan tajam, hanya saja finishing kadang terburu-buru.
Baca Juga : Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat 5 September, Akankah Dipenuhi Hari Ini?
Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Lebanon dalam laga uji coba kedua. Bagi Erick, duel tersebut menjadi penting karena sekaligus menjadi persiapan menghadapi lawan tangguh di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, yaitu Arab Saudi dan Irak.
“Kita harus anggap Lebanon sebagai simulasi pertandingan besar. Kalau kita bisa tampil konsisten, optimisme ke depan akan lebih kuat,” tegas Erick.
-
Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan di FIFA Matchday.
-
Erick Thohir apresiasi kemenangan, tapi mengingatkan ujian sebenarnya ada di laga melawan Lebanon.
-
Evaluasi: lini serang tajam, tapi finishing harus lebih matang.
-
Dukungan penuh suporter disebut jadi energi tambahan bagi Timnas.
Kemenangan besar ini menjadi modal penting bagi Skuad Garuda, namun fokus utama kini adalah bagaimana mempertahankan performa saat melawan tim dengan level yang lebih tinggi.







