Jakarta,arahkata – Kawasan Kelapa Gading semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat ekonomi baru setelah kehadiran New SCBD. Proyek ini digadang-gadang menjadi magnet aktivitas bisnis, gaya hidup, dan investasi, menghadirkan konsep kawasan terpadu yang menggabungkan perkantoran modern, ruang komersial, serta area publik yang ramah pejalan kaki.
Hadirnya New SCBD menandai transformasi Kelapa Gading dari kawasan hunian dan kuliner menjadi destinasi bisnis berkelas. Dengan desain arsitektur kontemporer dan infrastruktur pendukung yang terintegrasi, kawasan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan perusahaan, UMKM, hingga komunitas kreatif,
Table of Contents
TogglePendorong Ekonomi dan Investasi
New SCBD diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran pusat perkantoran dan ritel modern berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai properti, serta mendorong perputaran ekonomi di Jakarta Utara. Konsep mixed-use yang diusung juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor—dari finansial, teknologi, hingga industri kreatif—dalam satu ekosistem yang dinamis.
Baca Juga : Usulan Lengkap IMF soal Naikkan Pajak Pekerja RI yang Ditolak Purbaya
Gaya Hidup Urban yang Berkelanjutan
Selain aspek bisnis, New SCBD mengedepankan kualitas hidup urban melalui ruang terbuka hijau, area rekreasi, dan fasilitas publik yang inklusif. Pendekatan ini sejalan dengan tren kota berkelanjutan yang menempatkan keseimbangan antara produktivitas dan kenyamanan sebagai prioritas.
Dengan hadirnya New SCBD, Kelapa Gading memasuki babak baru sebagai kawasan bisnis modern yang kompetitif. Proyek ini mempertegas pergeseran pusat pertumbuhan ekonomi Jakarta yang semakin merata, sekaligus menawarkan alternatif destinasi bisnis di luar kawasan pusat tradisional ibu kota.







