Ojol Ramai-ramai Matikan Aplikasi Besok, Gelar Demo di Istana

Putri Arahkata

Ribuan driver ojek online berencana melakukan aksi demonstrasi besar pada besok di istana Negara,Jakarta. dengan mematikan aplikasi secara serentak, aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan perusahaan aplikasi yang dinilai merugikan para pengemudi.
Ribuan driver ojek online berencana melakukan aksi demonstrasi besar pada besok di istana Negara,Jakarta. dengan mematikan aplikasi secara serentak, aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan perusahaan aplikasi yang dinilai merugikan para pengemudi.

arahkataRibuan driver ojek online (ojol) berencana melakukan aksi besar pada besok, dengan cara mematikan aplikasi secara serentak dan menggelar demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan perusahaan aplikasi yang dinilai merugikan para pengemudi.

Menurut keterangan sejumlah perwakilan komunitas ojol, aksi ini dipicu oleh beberapa masalah yang mereka hadapi, antara lain:

  • Penurunan tarif per kilometer yang dianggap semakin memberatkan pengemudi.

  • Potongan komisi aplikasi yang dinilai terlalu besar.

  • Minimnya perlindungan bagi driver ketika menghadapi kecelakaan atau tindak kriminal di lapangan.

“Kami tidak menolak bekerja, tapi kebijakan yang ada sangat merugikan kami. Dengan mematikan aplikasi, kami ingin menunjukkan bahwa sistem tidak berjalan tanpa driver,” ujar salah satu koordinator aksi.

Selain mematikan aplikasi, para driver ojol juga akan menggelar aksi turun ke jalan dengan titik kumpul di kawasan Monas, lalu bergerak menuju Istana Merdeka.

Baca Juga : Gibran Kerahkan 3 Pengacara Hadapi Gugatan Rp125 T, Sidang Ditunda

Diperkirakan ribuan pengemudi ojol dari Jabodetabek akan hadir dalam aksi ini. Mereka membawa sejumlah tuntutan, seperti:

  1. Penyesuaian tarif ojol sesuai kebutuhan hidup layak.

  2. Pengurangan potongan komisi oleh perusahaan aplikasi.

  3. Jaminan perlindungan hukum dan sosial bagi pengemudi.

Pihak kepolisian menyatakan sudah menerima pemberitahuan resmi terkait aksi tersebut. Aparat akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Negara untuk mengantisipasi kepadatan.

Kami imbau agar aksi berlangsung tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Hingga saat ini, perusahaan penyedia layanan ojol masih belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi besar-besaran tersebut. Namun, sumber internal menyebutkan perusahaan tengah melakukan evaluasi tarif dan kebijakan yang berlaku.

  • Ribuan driver ojol akan mematikan aplikasi besok sebagai bentuk protes.

  • Mereka juga akan menggelar demo di depan Istana Negara.

  • Tuntutan utama meliputi tarif layak, pengurangan potongan komisi, dan perlindungan hukum bagi driver.

Aksi ini diperkirakan berdampak pada layanan transportasi online di Jabodetabek. Publik diminta mencari alternatif transportasi jika aksi benar-benar berlangsung.

Berita Hari Ini

Leave a Comment