Jakarta,arahkata – Insiden yang melibatkan manajer Borneo FC yang terekam viral setelah kehilangan kontrol emosi di Jakarta International Stadium (JIS) menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter dan pengamat sepak bola Indonesia. Menanggapi peristiwa tersebut, manajemen Persija Jakarta akhirnya angkat suara untuk memberi klarifikasi dan meredam spekulasi yang berkembang di media sosial.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh tim, Persija menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses pertandingan dan nilai sportifitas yang jadi fondasi utama kompetisi sepak bola nasional. Persija juga menegaskan bahwa kejadian emosional tersebut terjadi di luar konteks tim mereka dan tidak mencerminkan sikap klub Batang Macan terhadap para rival. Manajemen Macan Kemayoran menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Persija juga menyampaikan bahwa seluruh pihak di stadion — pemain, ofisial, dan suporter — diharapkan tetap mematuhi aturan pertandingan dan menjunjung tinggi etika olahraga.
Mereka berharap kejadian tersebut tidak mengaburkan esensi kompetisi serta semangat fair play yang didukung oleh semua klub peserta. Dengan demikian, Persija mengajak semua pihak untuk fokus menyambut laga–laga menarik selanjutnya dengan kepala dingin dan semangat positif demi perkembangan sepak bola Indonesia.
Baca Juga : FIFA Godok Rencana Gelar Piala Dunia U-15 Tahun Ini







