Jakarta,arahkata – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau mengalami pelemahan tipis pada penutupan perdagangan sore ini. Berdasarkan data pasar, kurs rupiah ditutup di level Rp16.570 per dolar AS, turun beberapa poin dibandingkan posisi sebelumnya.
Pelemahan rupiah ini dipengaruhi oleh sentimen global, terutama kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan masih akan bertahan tinggi dalam waktu dekat. Tekanan dari pasar keuangan internasional membuat mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia, cenderung melemah.
Baca Juga : Yusril: Hambali Akan Diadili Pengadilan Militer AS November 2025
Analis menilai pergerakan rupiah masih dalam batas wajar. Selain faktor eksternal, pasar juga mencermati kondisi ekonomi domestik serta kebijakan moneter Bank Indonesia yang berperan menjaga stabilitas nilai tukar.
Meski melemah, fundamental ekonomi Indonesia dinilai cukup kuat sehingga pelemahan ini tidak terlalu berdampak besar terhadap stabilitas pasar. Para pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap dinamika global, terutama perkembangan data ekonomi Amerika Serikat dan pergerakan harga komoditas dunia.







