Jakarta,arahkata – Isu sepinya wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bali ditepis dengan data terbaru dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara kebanggaan Pulau Dewata tersebut justru mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode liburan akhir tahun.
Pihak pengelola bandara menyebutkan arus kedatangan dan keberangkatan penumpang mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa. Lonjakan ini didominasi wisatawan domestik yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata ke Bali, disusul wisatawan mancanegara dari Australia, Asia Tenggara, hingga Eropa.
Kepadatan penumpang terlihat sejak pagi hingga malam hari, terutama di terminal domestik. Antrean check-in dan pengambilan bagasi tampak mengular, meski tetap terkelola dengan baik berkat penambahan personel dan optimalisasi layanan bandara. Manajemen bandara juga memastikan seluruh fasilitas beroperasi maksimal demi menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang.
Baca Juga : Kepala Udang Bisa Dimakan? Ini Manfaat dan Risikonya
Ramainya Bandara Ngurah Rai menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Bali yang sempat diterpa isu penurunan kunjungan. Pelaku industri pariwisata pun menyambut baik kondisi ini, karena meningkatnya arus wisatawan diharapkan berdampak langsung pada tingkat hunian hotel, restoran, hingga usaha kecil menengah di sekitar destinasi wisata.
Selain itu, pihak bandara telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk mengantisipasi puncak arus balik Nataru. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari penyesuaian jadwal penerbangan hingga penguatan layanan informasi bagi penumpang.
Dengan tingginya mobilitas penumpang selama libur Nataru, Bandara Ngurah Rai menegaskan bahwa Bali tetap menjadi destinasi favorit wisatawan. Kondisi ini sekaligus membantah anggapan bahwa Pulau Dewata sepi pengunjung di akhir tahun, serta menegaskan optimisme pemulihan pariwisata nasional.







