Juventus Gagal Menang, Dortmund Paksa Laga Berakhir 4-4

Putri Arahkata

Lloyd Kelly (kedua dari kiri) merayakan golnya yang membawa Juventus dari kekalahan. (arahkata)

arahkata – Turin Juventus harus puas berbagi angka saat menjamu Borussia Dortmund dalam matchday perdana Grup Liga Champions 2025/26, Rabu dini hari WIB. Laga yang diharapkan Juventus untuk meraih kemenangan kandang itu berubah menjadi drama besar, setelah Dortmund berhasil menyamakan skor di menit-menit akhir dan mengunci hasil 4-4.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berlangsung tanpa gol. Kedua tim tampil hati-hati, menekan tapi tak kunjung efektif menyelesaikan peluang. Namun situasi berubah drastis di babak kedua. Dortmund membuka skor lewat Karim Adeyemi, yang melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti tak lama setelah kick-off babak kedua.

Juventus tidak tinggal diam. Pada menit ke-63, Kenan Yildiz menyamakan kedudukan dengan tendangan melengkung indah dari tepi area penalti, membuat stadion bergemuruh. Tapi keunggulan tak bertahan lama — Felix Nmecha kembali membawa Dortmund unggul hanya dua menit berselang lewat sepakan pertama yang tajam ke pojok gawang.

Tak puas hanya unggul, Dortmund menambah keunggulan lewat Yan Couto pada menit ke-74. Juventus kemudian kembali memperkecil skor melalui gol dari Dusan Vlahovic yang memanfaatkan kesempatan di dalam kotak penalti.

Menjelang bubaran, Ramy Bensebaini mencetak gol lewat titik putih setelah Lloyd Kelly dianggap melakukan handball. Skor 4-2 tampaknya akan bertahan untuk kemenangan Dortmund. Namun drama belum selesai.

Baca Juga: Real Madrid Menang Tipis 2-1 atas Marseille Berkat Penalti

Dramatis di Penghujung

Di masa tambahan waktu babak kedua, Juventus menunjukkan determinasi tinggi. Vlahovic mencetak gol keduanya, memperkecil selisih menjadi 4-3. Lalu, di detik‐detik terakhir, Lloyd Kelly menyundul bola hasil umpan silang Vlahovic, menyamakan skor menjadi 4-4. Kedua gol penyelamatan itu datang begitu menjelang peluit akhir, memicu euforia suporter Juventus karena berhasil menghindari kekalahan.

Hasil imbang ini tentu bukan hasil ideal bagi Juventus. Meski sempat memimpin perlawanan dan bermain di kandang sendiri, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan harus rela satu poin pergi. Bagi Dortmund, meski sempat unggul 4-2 dan tampak hampir meraih kemenangan, hasil ini tetap dapat dianggap pencapaian positif karena mendapatkan satu poin di kandang lawan melalui kerja keras dan mentalitas pantang menyerah.

Faktor pengambilan keputusan di menit-menit akhir, terutama dalam transisi pertahanan Juventus, serta efektivitas penyelesaian peluang oleh Dortmund menjadi pembeda yang tajam dalam pertandingan ini. Juventus harus evaluasi lini belakang dan kelapangan menjaga tekanan lawan sampai peluit berbunyi.

Berita Hari Ini

Leave a Comment