Jakarta,arahkata – Durian, yang dikenal sebagai “raja buah” di Asia Tenggara, kini tengah menjadi pusat perhatian di Malaysia. Sejumlah pihak, termasuk pelaku industri pertanian dan masyarakat pecinta durian, mendesak pemerintah Malaysia untuk menetapkan durian sebagai buah nasional. Alasannya, durian dianggap sebagai bagian penting dari budaya, ekonomi, dan identitas bangsa.
Durian sudah lama menjadi salah satu komoditas unggulan Malaysia. Varietas durian lokal seperti Musang King, D24, Red Prawn, dan Black Thorn bahkan telah dikenal hingga ke pasar internasional seperti Tiongkok, Singapura, dan Hong Kong.
Menurut data Kementerian Pertanian Malaysia, ekspor durian meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Nilai ekspor durian beku Malaysia ke Tiongkok, misalnya, mencapai lebih dari RM 1 miliar per tahun, menjadikannya salah satu sumber devisa penting sektor pertanian.
Tak hanya itu, festival durian yang digelar di berbagai daerah, seperti di Penang, Pahang, dan Johor, selalu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Karena itu, banyak pihak menilai sudah saatnya durian diangkat menjadi simbol kebanggaan nasional Malaysia.
Seruan agar durian dijadikan buah nasional mendapat dukungan luas dari masyarakat. Para petani durian berpendapat, langkah ini akan meningkatkan apresiasi terhadap hasil bumi lokal sekaligus mendorong pengembangan industri durian berkelanjutan.
“Durian bukan hanya buah, tapi bagian dari budaya dan ekonomi rakyat Malaysia. Dengan menjadikannya buah nasional, pemerintah menunjukkan pengakuan terhadap nilai ekonomi dan budaya durian,” ujar salah satu petani durian di Raub, Pahang.
Selain itu, komunitas pecinta kuliner juga menilai durian memiliki daya tarik unik yang mampu merepresentasikan keragaman rasa dan kekayaan alam Malaysia.
Tantangan dan Pertimbangan Pemerintah
Meski dukungan mengalir deras, penetapan durian sebagai buah nasional bukan perkara mudah. Pemerintah Malaysia masih harus mempertimbangkan aspek politik, sosial, dan ekonomi, termasuk potensi perdebatan dengan pengusung buah lokal lain seperti mangga, rambutan, dan nanas, yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi.
Namun, sejumlah pejabat pertanian menyebut ide ini patut dipertimbangkan serius. Selain berpotensi meningkatkan branding produk Malaysia di pasar global, kebijakan ini juga bisa mendorong inovasi pertanian dan pariwisata berbasis durian.
Baca Juga : Kapal Tabrakan dengan Tanker di Perairan Singapura
Durian telah lama menjadi simbol kemakmuran dan kebanggaan Malaysia. Dari aroma khasnya yang tajam hingga rasa manis legitnya yang memikat, durian merepresentasikan karakter bangsa yang kuat dan penuh warna.
Jika akhirnya ditetapkan sebagai buah nasional Malaysia, durian bukan hanya menjadi ikon pertanian, tetapi juga simbol persatuan dan identitas budaya Negeri Jiran di mata dunia.







