Mantan Kepala Negara Seremonial Korut Kim Yong Nam Meninggal Dunia

Adelia Prameswari

Mantan Kepala Negara Seremonial Korut Kim Yong Nam Meninggal Dunia

Jakarta,arahkata – Mantan kepala negara seremonial Korea Utara, Kim Yong Nam, dikabarkan meninggal dunia pada usia lanjut. Kabar duka ini diumumkan media pemerintah setempat, menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh penting dalam struktur kepemimpinan Negeri Tirai Besi.

Kim Yong Nam dikenal sebagai salah satu pejabat paling senior dalam hierarki politik Korea Utara. Ia sempat menjabat sebagai Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi, posisi yang setara kepala negara seremonial, dan kerap mewakili negaranya dalam acara internasional.

Sepanjang kariernya, Kim menjadi wajah diplomasi Korea Utara, terutama pada era Kim Jong Il hingga awal kekuasaan Kim Jong Un. Ia juga pernah memimpin delegasi penting dalam hubungan dengan beberapa negara sahabat.

Meski posisinya lebih bersifat simbolis, pengaruh Kim Yong Nam di panggung politik dalam negeri tidak dapat diremehkan. Ia dianggap sebagai tokoh yang menjaga stabilitas keterwakilan Korea Utara ketika hubungan diplomatik sedang memanas dengan Barat.

Kemampuannya berdiplomasi menjadikannya tokoh yang dihormati di Partai Buruh Korea, baik sebagai birokrat senior maupun mentor bagi generasi penerus.

Respons Pemerintah dan Publik

Media pemerintah menyebutkan bahwa Kim Yong Nam dihormati karena kontribusinya terhadap negara dan loyalitasnya kepada kepemimpinan Korea Utara. Pemerintah dilaporkan akan menggelar upacara penghormatan khusus sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya.

Warga Korea Utara dikabarkan turut menyampaikan belasungkawa melalui pernyataan resmi di media lokal. Namun, informasi terkait penyebab kematian serta kondisi kesehatannya sebelum wafat belum dirinci secara terbuka.

Baca Juga : Kondisi Anwar Ibrahim Usai Jatuh Sakit Pasca Pimpin KTT ASEAN

Kepergian Kim Yong Nam menjadi penanda berakhirnya era pejabat senior yang tumbuh bersama pendirian Korea Utara modern. Ia dikenang sebagai figur penting dalam menjaga wajah diplomatik negara yang dikenal tertutup tersebut.

Meskipun sosoknya tidak berada di garis terdepan kebijakan militer maupun ekonomi, kontribusinya di bidang hubungan luar negeri menjadi warisan paling nyata yang diingat publik internasional.

Berita Hari Ini

Leave a Comment