arahkata – Spanyol memulai kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan sangat meyakinkan. Dalam laga Grup E yang digelar di Sofia, La Roja sukses menakluk tuan rumah Bulgaria dengan skor telak 3-0, semua gol tercipta sebelum jeda turun minum. Oyarzabal membuka keunggulan pada menit kelima lewat tendangan terukur hasil assist brilian Martin Zubimendi. Marc Cucurella kemudian mencetak gol internasional pertamanya dengan sepakan keras memanfaatkan umpan silang dari Lamine Yamal. Mikel Merino memastikan kemenangan dengan sundulan ciamik dari tendangan sudut yang dikirimkan Yamal.
Pelatih Luis de la Fuente menyampaikan pujian kepada tim atas dominasi khas Spanyol di paruh pertama, terutama dalam hal intensitas dan kombinasi serangan. Meski demikian, performa sempat meredup di babak kedua. Kembalinya Rodri dan Dani Carvajal setelah cedera ACL menjadi sorotan, menandai momen penting dalam pemulihan keduanya.
Analisis dari media AS menyoroti kontribusi penting derrière (pemain belakang): Zubimendi, Pedri, Merino, Oyarzabal dan terutama Dean Huijsen berperan vital dalam aliran bola dan orientasi serangan. Umpan ulang panjang dari Huijsen ternyata menjadi kunci untuk membongkar pertahanan lawan, memungkinkan Lamine Yamal berkembang maksimal di sektor sayap.
Sayangnya, La Roja juga harus menahan kecemasan setelah Lamine Yamal diganti pada menit ke-78 karena diduga mengalami masalah punggung. Sang pemain muda terlihat meremas punggungnya “espalda” sehingga jadi sorotan tambahan sebelum laga selesai.
Dengan kemenangan ini, Spanyol semakin percaya diri dan memantapkan posisi sebagai favorit grup. Mereka selanjutnya akan bertandang melawan Turki. Namun, perhatian kini terarah juga pada kondisi fisik Lamine, yang menjadi tumpuan serangan tim.







