Jakarta,arahkata – Seoul – Korea Selatan mengisyaratkan kemungkinan pertemuan antara mantan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan berlangsung pekan depan. Kabar ini muncul di tengah meningkatnya spekulasi soal upaya diplomasi kedua negara yang kembali hangat.
Menurut sumber diplomatik di Seoul, pihak Korea Selatan telah menerima indikasi dari Washington dan Pyongyang bahwa pembicaraan langsung kemungkinan segera dijadwalkan. Pertemuan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meredakan ketegangan di Semenanjung Korea dan membahas isu keamanan regional.
“Ini masih tahap awal, tapi ada sinyal kuat bahwa kedua pihak ingin bertemu secara langsung,” kata seorang pejabat Korea Selatan yang meminta namanya tidak disebut.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari Trump maupun Kim, spekulasi tentang pertemuan ini memicu perhatian komunitas internasional, terutama terkait program nuklir Korea Utara dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Para analis menilai, jika pertemuan benar-benar terjadi, hal itu bisa menjadi momentum penting untuk membahas stabilitas keamanan di Asia Timur dan memperkuat komunikasi antara kedua negara.
Baca Juga : RI Respons ICJ Rilis Fatwa Tuntut Israel Jamin Kebutuhan Warga Gaza
Seoul sendiri menekankan bahwa pihaknya siap mendukung jalannya diplomasi ini, sembari terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan konstruktif.
Langkah ini dinilai sebagai upaya mencegah ketegangan meningkat dan menunjukkan keseriusan kedua negara dalam mencari solusi damai melalui dialog langsung.







