arahkata – Jakarta, 18 September 2025. Penunjukan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus tetap menjabat Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyita perhatian publik olahraga dan administrasi. Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut angkat suara menyikapi situasi ini.
Erick Thohir dilantik sebagai Menpora oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu (17/9/2025), menggantikan Dito Ariotedjo. Sebelumnya, sejak Februari 2023, Thohir telah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Dengan kedudukan ganda tersebut, muncul perdebatan terkait potensi konflik kepentingan dan kesesuaian dengan regulasi olahraga nasional serta statuta FIFA.
Baca Juga: Juventus Gagal Menang, Dortmund Paksa Laga Berakhir 4-4
Dalam unggahannya di Instagram, Infantino memberikan selamat secara tulus kepada Erick Thohir atas pelantikannya sebagai Menpora. Ia memuji kinerja Erick sebagai Ketua PSSI, menilai pekerjaannya luar biasa serta yakin visinya dan kepemimpinan barunya akan kuat. Infantino juga berharap Erick dapat memajukan olahraga di Indonesia, khususnya sepakbola di kalangan pemuda.
“Selamat yang tulus kepada Erick Thohir atas pengangkatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas pekerjaan luar biasa yang telah ia lakukan sebagai Ketua Umum PSSI. Saya yakin Erick akan membawa visi, dedikasi, serta kepemimpinan yang kuat dalam peran barunya ini. Saya berharap ia dapat terus memajukan olahraga di Indonesia, khususnya sepakbola bagi generasi muda.”
Terkait isu rangkap jabatan, Erick Thohir menegaskan dirinya menunggu respons resmi FIFA mengenai statusnya sebagai Ketua PSSI sekaligus Menpora. Menurut pengamat dan lembaga seperti Football Institute, untuk saat ini tidak ada pelanggaran terhadap undang-undang Indonesia atau statuta FIFA secara otomatis karena tidak ditemukan secara spesifik larangan rangkap jabatan dalam konteks ini. Namun, independensi federasi dan transparansi keputusan tetap dianggap penting untuk menjaga integritas olahraga.
Tugas Erick sebagai Menpora cukup besar, menyiapkan Indonesia menuju SEA Games 2025 Thailand serta persiapan ambisi tampil Piala Dunia 2026. Publik dan pihak terkait kini menantikan kejelasan dari FIFA apakah Erick Thohir diperbolehkan mempertahankan kedua jabatan tersebut atau harus memilih satu peran demi menghindari konflik kepentingan.







