arahkata – Slovakia mencetak salah satu kejutan terbesar dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menumbangkan Jerman 2-0 di stadion Tehelné pole pada Jum’at (5 September 2025). David Hancko membuka keunggulan menjelang akhir babak pertama, sementara David Strelec menggandakan keuntungan di awal babak kedua. Gol dari Strelec datang lewat tendangan kaki kiri yang indah, yang menembus gawang Jerman tanpa bisa diantisipasi kiper.
Kekalahan membawa noda sejarah pertama kalinya Jerman kalah dalam laga tandang kualifikasi Piala Dunia setelah melalui 52 pertandingan tanpa kalah. Selain itu, ini adalah kekalahan ketiga beruntun sejak mereka tumbang oleh Portugal dan Prancis di Nations League. Pelatih Julian Nagelsmann tidak segan mengkritik mentalitas tim menurutnya kurang emosional dan kehilangan semangat juang, meskipun diperkuat para pemain berbakat.
Baca Juga: Spanyol Hantam Bulgaria 3-0, Skuad La Roja Kian Percaya Diri
Detail Pertandingan
-
Gol Slovakia: David Hancko membuka keunggulan pada menit ke-42 melalui serangan balik cepat yang mengeksploitasi kesalahan lini belakang Jerman. Gol kedua dicetak oleh David Strelec pada menit ke-55 lewat tendangan kaki kiri yang mengoyak gawang Jerman.
-
Catatan Historis: Ini merupakan kekalahan tandang pertama Jerman dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia, setelah sebelumnya melalui 52 laga tanpa kalah di kandang lawan.
-
Tekanan Berlanjut: Kekalahan ini juga menjadi yang ketiga secara beruntun, menyusul kekalahan dari Portugal dan Prancis di Liga Negara UEFA sebelumnya.
-
Reaksi Pelatih: Julan Nagelsmann mengkritik keras performa timnya, menyebut kurangnya “emosionalitas” dan kehilangan semangat juang yang diperlukan meski didukung pemain berkualitas.
Dengan kekalahan ini, posisi Jerman di Grup A langsung terancam. Mereka kini wajib menang di semua lima laga sisa agar terhindar dari babak playoff. Sementara itu, Slovakia mendapatkan kepercayaan diri besar dan akan berusaha melanjutkan tren positif saat melawan Luxembourg. Lawan berikutnya bagi Jerman adalah Northern Ireland sebuah kesempatan krusial untuk membalik situasi dan menjaga asa menuju Piala Dunia 2026.







